Tampilkan postingan dengan label Packet Tracer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Packet Tracer. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2017

Konfigurasi Vlan Di Cisco Packet Tracer







Hallo Ketemu lagi dengan Saya disini saya akan menjelaskan tentang   Cara Konfigurasi VLAN Di Cisco Packet Tracer, Sebelum menuju konfigurasi lebih lanjut perhatikan gambar diatas.
Yang akan kita gunakan untuk konfigurasi, Diantaranya adalah :

 1 Router
 4 PC
 2 Switch
Kabel Crossover
Kabel Straight

Jika sudah Seperti topologi di atas Lanjut kita Konfigurasi VLAN Di Cisco Packet Tracer , Yang pertama kita Konfig adalah IP Pada masing masing PC Pada Grup 1

PC-reckzone   IP    : 192.168.9.1 / Netmask 255.255.255.0 / Gateway 192.168.9.254
PC2-reckzone IP    : 192.168.9.2 / Netmask 255.255.255.0 / Gateway 192.168.9.254
PC-bagas        IP    : 192.168.10.1 / Netmask 255.255.255.0 / Gateway 192.168.10.254
PC2-bagas      IP    : 192.168.10.2 / Netmask 255.255.255.0 / Gateway 192.168.10.254

Jika sudah Config IP Pada Konfigurasi VLAN Di Cisco Packet Tracer Selanjutnya sekarang kita Konfigurasi Switch pada Grup 1 Vlan

Click Switch0 > CLI


Switch>enable
Switch#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

Switch#vlan database
% Warning: It is recommended to configure VLAN from config mode,
as VLAN database mode is being deprecated. Please consult user
documentation for configuring VTP/VLAN in config mode.

Switch(vlan)#vlan 10 name reckzone
VLAN 10 added:
Name: reckzone
Switch(vlan)#vlan 20 name bagas
VLAN 20 added:
Name: bagas
Switch(vlan)#exit
APPLY completed.
Exiting....
Switch#int
Switch#conf terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#int f0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#int f0/2
Switch(config-if)#switchport mode acc
Switch(config-if)#switchport access vlan 20
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#int gi0/2
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#end
Switch#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console


Click Switch1 > CLI 

Switch>ena
Switch#vlan data
% Warning: It is recommended to configure VLAN from config mode,
as VLAN database mode is being deprecated. Please consult user
documentation for configuring VTP/VLAN in config mode.

Switch(vlan)#vlan 10 name reckzone
VLAN 10 added:
Name: reckzone
Switch(vlan)#vlan 20 name bagas
VLAN 20 added:
Name: bagas
Switch(vlan)#exit
APPLY completed.
Exiting....
Switch#conf ter
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface fastEthernet 0/2
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#swit acc vlan 20
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#int gi0/1
Switch(config-if)#switchport mode trunk 


Click Router0 > CLI 

Router>ena
Router#conf ter
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int g0/0
Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#

%LINK-5-CHANGED: Interface GigabitEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface GigabitEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#int g0/0.1
Router(config-subif)#

%LINK-5-CHANGED: Interface GigabitEthernet0/0.1, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface GigabitEthernet0/0.1, changed state to up


Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 1
Router(config-subif)#ip add 192.168.9.254 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#int g0/0.2
Router(config-subif)#

%LINK-5-CHANGED: Interface GigabitEthernet0/0.2, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface GigabitEthernet0/0.2, changed state to up
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 2
Router(config-subif)#ip add 192.168.10.254 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#end

Jika sudah sekarang kita test PING pc-reckzone dangan pc2-reckzone,pc-bagas dengan pc2-bagas
Lihat di gambar , kalau sukses Hasilnya 


Sekian Dari saya , Mohon Maaf Kalau kurang jelas :)


Download File Sudah Jadi Klik Dsini

Read more

Sabtu, 21 Januari 2017

Setting Routing Dinamis (RIP)

 
 
Reck, Zone, Reckzone PC terhubung fastethernet0/0 ke PC1, PC2, PC3
  Reck– Zone = Serial 2/0
  Zone– Reckzone = Serial 3/0
Setting Fastethernet dan serial dengan cara CLI :
Router A : Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router B : Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 193.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router C : Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 194.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router A : Serial 2/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router B : Serial 2/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router B : Serial 3/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router C : Serial 3/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Pada saat menghubungkan serial, router Reck dengan serial 2/0 dan Zone serial 2/0, hal ini harus 1 Jaringan namun harus berbeda hostnya dengan catatan harus membedakan IP kelasnya. Saya setting seperti diatas agar mudah mengingatnya.
Setelah selesai setting Router, Kini setting PC1, PC2, dan PC 3
Fastethernet ( Default Gateway) pada PC 1 Harus diisi dengan IP Fastethernet Router Reck karena PC 1 Terhubung secara langsung ke Router Reck. Begitupun PC 2 dengan Zone, PC3 dengan Reckzone.
Setting IP :
 PC 1
 PC 2
 PC 3

Setelah selesai, kini tinggal Setting IP Route (RIP)
Pada RIP Versi-1, tidak mengenal dengan namanya subnet mask tapi nanti pada Versi-2 sudah mengenal Subnet Mask


Network pada RIP diisi dengan IP Serial dan Fastethernet yang ada didalam router itu sendiri, dengan Host Terkecil yaitu diisi dengan 0. Contohnya : di Router Reck terdapat 2 IP yaitu : 
f0/0 : 192.1.1.1 lalu diisi dengan 192.1.1.0
S2/0 : 10.1.1.1 lalu diisi dengan 10.1.1.0
Setelah itu kini kita setting IP Route RIP. Masukkan perintah seperti dibawah :
Setting IP Route A :
Router>en
Router#conf t
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 192.1.1.0
Router(config-router)#network 10.1.1.0
Setting IP Route B :
Router>en
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 10.1.1.0
Router(config-router)#network 193.1.1.0
Router(config-router)#network 11.1.1.0
Setting IP Route C :
Router>en
Router#conf t
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 194.1.1.0
Router(config-router)#network 11.1.1.0
Setelah selesai kita coba tes dengan ping di PC. Kita ambil PC3 mengeping IP Fastethernet pada PC 1, dan PC 2.


Hasilnya berhasil apabila balasan dari cmd seperti gambar diatas. Cukup Mudah kan ???
Read more

Minggu, 15 Januari 2017

Cara Membuat Jaringan Wireless dengan Cisco Packet Tracer

  Cara Membuat Jaringan Wireless dengan Cisco Packet Tracer

 

1. Buatlah atau desain jaringannya sesuai dengan keinginan sobat atau bisa juga dengan desain yang saya buat seperti gambar di atas :
 
2. Kemudian klik 2x pada PC1 maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:
 
 
 
 
Lakukan settingan seperti gambar dibawah ini:
  • Klik (1) untuk menampilkan keseluruhan PC.
  • Klik (2) untuk mematikan pc terlebih dahulu sebelum kita memasang WLAN Card.
  • Klik (3) Linksys merupakan merk WLAN yang akan kita pasang pada PC.
  • Klik(4) Kita akan melepas LAN dan akan kita ganti dengan WLAN, dengan cara klik dan tahan pada poin (5) lalu tarik dan letakan pada poin  no 4
 5. Kemudian tinggal kita setting ip addressnya klik pada PC0 lalu buat ip addressnya 192.168.1.1 klik kolom SubnetMask ( ip otomatis akan muncul sendiri ). Seperti gambar dibawah ini:
 
 
 
 
6. Kemudian lakukan hal yang sama pada PC1 sampai PC 3 untuk mengatur Ip addressnya.
7. Kemudian mari kita ping pada PC0 ke PC1 untuk mengetes apakah komputer sudah terhubung, hasilnya akan seperti gambar dibawah ini:
 
 
 
 

Read more

Konfigurasi DHCP Di Cisco Packet Tracer

 Kali ini  Saya akan berbagi cara bagaimana membuat desain atau simulasi jaringan komputer dengan menggunakan sistem DHCP dengan menggunakan software Cisco Packet Tracer. Namun sebelum itu, kalian sebaiknya mesti mengetahui apa arti dari sistem DHCP itu sendiri.

DCHP adalah kepanjangan dari Dynamic Host Configuration Protocol. DHCP adalah protocol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan local yang tidak menggunakan DCHP harus memberikan alamat IP kepada semua computer secara manual.


Jika DCHP dipasang di jaringan local, maka semua computer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dan server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan
DNS server.

DHCP didefinisikan dalam RFC 2131 dan RFC 2132 yang dipublikasikan oleh Internet Engineering Task
Force. DHCP merupakan ekstensi dari protocol Bootsrapt Protocol (BOOTP).

Cara Kerja

Karena DHCP merupakan sebuah protocol yang menggunakan arsitektur client/server maka dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakti DHCP Server dan DHCP Client.

  • DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa system operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 200 Server, Windows 2003 Server atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.

  • DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar system operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 200 Profesional, Windows XP, Windows Vista atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.

Oke, kita kembali pada topik utama yaitu bagaimana cara membuat atau mengkonfigurasi simulasi (design) jaringan komputer DHCP di Cisco Packet Tracer,  disini kita akan praktek dengan menggunakan 4 client dan 1 server, maka yang 1 lagi akan kita pakai ip addressnya untuk gateway pada router.

Ip address yang dapat digunakan adalah…
192.168.11.1 --> Server
192.168.11.2 --> PC01
192.168.11.3 --> PC02
192.168.11.4 --> PC03
192.168.11.5 --> PC04
192.168.11.6 --> Gateway (Router 0/0)

Ada 6 ip address…

1. Coba kalian buat dahulu design jaringan seperti gambar dibawah ini

cara membuat simulasi jaringan


Yang kita butuhkan yaitu 1 server, 1 switch, dan 4 komputer untuk membuat jaringan DHCP.

2. Kita setting dahulu DHCP pada server, klik 2X pada server. Lihat gambar di bawah ini..

cara membuat desain jaringan dengan Cisco Packet Tracer

Penjelasan :
(1) Klik tab config
(2) klik bagian DHCP yang ada dibagian kiri
(3) Setting gatewaynya seperti yang kita atur diatas menjadi 192.168.11.6 ini merupakan ip address terakhir dari subnet mask yang kita miliki
(4)karena ip address 192.168.11.1 akan kita gunakan untuk server itu sendiri secara manual, maka Start IP Address disini akan kita isi dengan 192.168.0.2 jangan lupa subnet masknya dengan 255.255.255.248
(5) klik tombol save, maka secara otomatis akan memunculkan point (6) menerangkan maksimal computer yang dapat ditampung oleh subnet mask ini yaitu berjumlah 5. Pertanyaannya kenapa 5 kok bukan 6, ya, karena 1 ip address yaitu 192.168.0.1 itu sendiri tidak dihitung.
(7) Save Setting-an kita tadi


3. Lalu kita setting Ip adress pada server, lihat gambar pengaturan IP adress di bawah ini.

cara membuat design jaringan DHCP


Seperti yang sudah diterangkan sebelumnya, untuk server kita pasang ip adress 192.168.11.1

4. Setelah itu kita setting atau atur ip adress dari PC0, klik 2X lalu klik tab desktop, lalu ip configuration.

tutorial Cisco Packet Tracer


Klik pilihan DHCP, maka ip adress akan terisi sendiri sesuai dengan setting DHCP pada server. Kita tinggal tunggu beberapa saat, PC sedang meminta/request kepada server, maka akan tampil seperti ini.

cara membuat simulasi jaringan Cisco Packet Tracer


Lakukan cara ini kepada komputer lainnya yaitu PC1, PC2 dan PC3.

5. Untuk mengetahui apakah jaringan ini berfungsi(tersambung) atau tidak, mari kita cek dengan melakukan ping dari PC0 ke PC3.

Jika tertera tampilan TTL alias tidak menampilkan tulisan Request Time Out atau Host Unreachable, maka jaringan DHCP kita tersambung dan berhasil.
Read more

Pengertian Cisco Packet Tracer





Apa itu cisco packet tracer, kegunaan dan fungsinya untuk apa?

Pengertian =>
Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Kegunaan =>
Packet Tracer biasanya digunakan siswa Cisco Networking Academy melalui sertifikasi Cisco Certified Network Associate (CCNA). Dikarenakan batasan pada beberapa fiturnya, software ini digunakan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan seabagai pengganti Cisco routers dan switches.

Fungsinya =>
Fungsinya adalah untuk merancang sebuah sistem atau topologi jaringan yang akan di terapkan pada dunia nyata/kerja, karena kalau kita merancang topologi jaringan komputer tanpa bantuan aplikasi seperti ini bisa  membutuhkan biaya yang mahal. Makanya cisco membuat aplikasi seprti ini agar orang dapat belajar tanpa membutuhkan biaya yang mahal.
Read more